Karangrejo Duta Purworejo di Lomba Desa Peduli Kehutanan Jateng

Desa Karangrejo Kecamatan Loano menjadi duta Kabupaten Purworejo dalam lomba Desa Peduli Kehutanan tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kepala Desa Karangrejo, Slamet Rahardjo kepada KRjogja.com, Minggu (9/5) mengatakan, pemilihan desanya menjadi wakil Purworejo lantaran prestasi Karangrejo di tingkat provinsi. Desa Karangrejo pernah jadi juara dua Lomba Penghijauan dan Konservasi Alam se-Jateng tahun 2008.

Warga desa tidak melakukan persiapan yang banyak untuk menghadapi lomba tersebut. Program perlindungan lingkungan sudah dilaksanakan warga Desa Karangrejo secara turun temurun.

Warga Karangrejo memiliki sejumlah norma dan kearifan lokal yang dijalankan warganya. Warga dilarang menebang pohon di areal pemakaman serta sekitar mata air. Selain itu, jika warga menebang pohon, mereka harus mengganti dengan menanam bibit sesuai jumlah yang ditebang.

Selain aturan adat, warga dan pemerintah Desa Karangrejo menerapkan beberapa peraturan desa (perdes). Desa membuat Perdes Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Pelestarian Lingkungan Hidup tahun 2007 dan Perdes Pelestarian Lingkungan Hidup 2008. “Aturan itu antara lain memuat tentang larangan menangkap ikan dengan stroom atau racun serta memburu satwa di hutan. Hukumannya juga berat, meracun ikan dengan pestisida diganjar denda 5 juta dan mengganti benih ikan sebanyak 50 kilogram,” imbuhnya.

Menurutnya, sebelum ada perdes tentang pengelolaan dan pelestarian lingkungan, sejumlah warga masih serampangan memanfaatkan alam sekitar desa. “Namun setelah ada perdes, mereka takut kena hukuman. Hingga alam Karangrejo bisa terjaga keasriannya hingga saat ini,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Kehutanan Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) kabupaten Purworejo, Argo Prasetyo mengutarakan, Desa Karangrejo dapat menjaga kelestarian hutan rakyatnya lantaran kekompakan antara perangkat desa dengan warga. Selain itu, mereka memprogramkan kawasan hutannya sebagai lokasi ekowisata.
“Kami melihat, masyarakat dan perangkat Desa Karangrejo berjalan searah untuk melestarikan hutannya,” tuturnya saat dihubungi melalui telepon.

Beberapa pihak luar juga turut membina pengelolaan hutan rakyat di Desa Karangrejo. Desa itu menjadi binaan Pusat Kajian Hutan Rakyat (PKHR) Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Selain itu, Karangrejo juga menjalankan Seed for People atau program pemerintah untuk penyediaan benih bagi masyarakat.

sumber : KRjogja

Tag:

4 Komentar to “Karangrejo Duta Purworejo di Lomba Desa Peduli Kehutanan Jateng”

  1. MANTAAAAPPP…..!!! saya sebagai warga karangrejo ikut bangga membaca berita nie..buat kepala desanya aku ucap kan SELAMAT ATAS KEBERHASILAN MEMBANGUN desa kami..

  2. Tambahan Komentar dari saya : mohon perhatian pada aparat desa Karangrejo disamping hal tersebut diatas tolong administrasi pertanahan di Desa dibenahi kasihan generasi baru jangan sampai timbul sengketa, itu berakibat kurang baik jangan mencontoh pendahulu kita yang tidak bagus, tank’s for all attantion !!!!…

  3. Saya sangat berkesan dan patut acungi jempol, saya dulu pernah tinggal di Desa Karangrejo, sebelum diterapkan perdes larangan menebang pohon sembarangan memang banyak penebang pohon yang tidak memikirkan generasi kita yang akan datang, akibatnya banyak sumber mata air yang mengalami penurunan debit airnya, mudah-mudhan dengan diberlakukannya perdes tsb bisa melestarikan alam sekitar yang merupakan paru-paru dunia

  4. patut dicontoh ney, di mana sekarang makin banyak aje yang ngrusak hutan demi ngenyangin perut….kalo hutan lestari..insya Allah longso tercegah…saluttt abis wat waga desa karang rejo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: